Berita
Berita
Tanggal
 

26-September-2017 BTN Perkuat Distribusi Telemarketing
26-September-2017 Akhir 2017, Bulog Ramal Laba Tumbuh 20%
26-September-2017 BNN Amankan Sabu-Sabu Dalam Jerigen dari Malaysia
26-September-2017 KPK Akan Periksa Ketua PN Bengkulu
26-September-2017 PTPP Injeksi Modal Perkuat Usaha Energi Rp745 Miliar
26-September-2017 Menhub Siap Sederhanakan Peraturan yang Menyusahkan Investor
26-September-2017 PTPN III Prediksi Cetak Laba Akhir Tahun Ini
26-September-2017 Rupiah Selasa Pagi Melemah Tipis Rp13.326
26-September-2017 Presiden: Jangan Sebar Radikalisme di Kampus-kampus
26-September-2017 Presiden Hadiri Penutupan Pertemuan Perguruan Tinggi se-Indonesia
Halaman : Selanjutnya >
14-September-2017
KPK Umumkan OTT di Sumut
Jakarta (Antara) - Komisi Pemberantasan Korupsi akan mengumumkan hasil operasi tangkap tangan di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, pada Rabu (13/9) sore.

'Tadi malam sejumlah pihak yang diamankan pada OTT di Sumut telah dibawa ke kantor KPK di Jakarta. Setelah proses lanjutan seperti pemeriksaan dan administrasi, kami akan lakukan ekspose bersama pimpinan,' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Kamis.

Ia menyatakan dalam waktu 24 jam status hukum dari pihak yang diamankan akan ditentukan, apakah menjadi tersangka atau saksi.

'Sore ini direncanakan hasilnya akan disampaikan pada konferensi pers di kantor KPK. Status hukum, kronologis, konteks kasusnya, dan pasal Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi yang dikenakan akan disampaikan nanti,' kata Febri.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo membenarkan adanya OTT di Kabupaten Batubara pada Rabu (13/9).

'Betul OTT di Kabupaten Batubara, tunggu konferensi pers besok (14/9),' kata Agus di Jakarta, Rabu (13/9).

Sementara itu, Febri menyatakan OTT yang dilakukan tersebut terkait dengan adanya 'fee' pengurusan sejumlah proyek.

'Ada sejumlah uang juga yang kami amankan, indikasinya penerimaan hadiah atau janji terkait dengan adanya `fee` pengurusan sejumlah proyek di sana,' kata Febri di gedung KPK, Jakarta, Rabu (13/9).

Tim KPK mengamankan sekitar tujuh orang pada OTT tersebut.

'Ada unsur kepala daerah sebagai penyelenggara negara, ada unsur pejabat daerah seperti kepala dinas, dan ada unsur swasta juga,' kata Febri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Bupati Batubara OK Arya Zulkarnain termasuk salah satu pihak yang diamankan pada OTT tersebut.(rr)