Berita
Berita
Tanggal
 

30-September-2017 Panglima TNI Dan Presiden Nobar Film G30S/PKI
29-September-2017 Ribuan Warga Banjarbaru Nonton Bareng Film G30A/PKI
29-September-2017 Mendikbud Larang Anak-anak Nonton Film G30S/PKI
29-September-2017 Pengacara Novanto: Hakim Terima Praperadilan Sesuai Fakta
29-September-2017 Disorda Butuh Ribuan Relawan Asian Games 2018
29-September-2017 Bekasi Raih Predikat Kota 'Terseksi' 2017
29-September-2017 Jabar Terus Upayakan Jadi Smart Province
29-September-2017 Disdikpora Karawang Persilakan Sekolah Nobar Film G30S/PKI
29-September-2017 Taufik: Aksi 299 Dapat Bangun Citra Positif
29-September-2017 PSSI Mengagendakan Pertandingan Lawan Peringkat Lima Besar FIFA
Halaman : Selanjutnya >
13-September-2017
KPAI Apresiasi Bantuan Indonesia ke Rohingya
Jakarta (Antara) - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi bantuan kemanusiaan Indonesia untuk pengungsi etnis Rohingya yang ditujukan untuk meringankan beban mereka setelah mendapatkan tindakan persekusi sistematis dari militer Myanmar.

'KPAI mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia yang mengirim bantuan tahap pertama untuk pengungsi Rohingya,' kata Komisioner KPAI bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak Jasra Putra, sebagaimana siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu.

Bantuan dari masyarakat Indonesia ke Rohingya itu sendiri berupa bantuan tenda, tangki fleksibel, perlengkapan keluarga, sembako, gula, beras dan lainnya.

Menurut dia bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian bangsa Indonesia terhadap tragedi kemanusian pengungsi Rohingya baik usia anak maupun keluarganya.

'Semoga dengan bantuan tersebut bisa memberikan dampak perbaikan jangka pendek yang dialami oleh anak yang tentu dalam konvensi internasional dilindungi dan ditangani secara baik,' kata dia.

Dia mengatakan terdapat pekerjaan rumah Indonesia ke depan untuk meminta negara-negara Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN), Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dan aktivis anak dunia untuk terus memberikan perhatian penuh terhadap pengungsi Rohingya dan utamanya anak.

Khusus anak, kata dia harus diberikan perlakuan khusus seperti mendapatkan hak pendidikan, kesehatan dan rasa aman dalam situasi konflik.

'Karena dalam kondisi anak dalam situasi mengungsi tentu banyak anak terganggu dan tidak terpenuhi hak-haknya jika dibandingkan dengan lingkungan sebelumnya,' kata dia.(rr)