Berita
Berita
Tanggal
 

30-September-2017 Panglima TNI Dan Presiden Nobar Film G30S/PKI
29-September-2017 Ribuan Warga Banjarbaru Nonton Bareng Film G30A/PKI
29-September-2017 Mendikbud Larang Anak-anak Nonton Film G30S/PKI
29-September-2017 Pengacara Novanto: Hakim Terima Praperadilan Sesuai Fakta
29-September-2017 Disorda Butuh Ribuan Relawan Asian Games 2018
29-September-2017 Bekasi Raih Predikat Kota 'Terseksi' 2017
29-September-2017 Jabar Terus Upayakan Jadi Smart Province
29-September-2017 Disdikpora Karawang Persilakan Sekolah Nobar Film G30S/PKI
29-September-2017 Taufik: Aksi 299 Dapat Bangun Citra Positif
29-September-2017 PSSI Mengagendakan Pertandingan Lawan Peringkat Lima Besar FIFA
Halaman : Selanjutnya >
13-September-2017
Kimia Farma Terbitkan MTN Rp1 Triliun
IMQ, Jakarta - PT Kimia Farma (Persero) Tbk akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau MTN senilai Rp1 triliun.

Direktur Utama Honesti Basyir menuturkan, langkah ini dilakukan untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha. Penerbitan akan dilakukan dalam dua tahap dengan jangka waktu masing-masing selama tiga tahun dengan kupon 8,10%.

Tahap pertama, MTN diterbitkan sekitar Rp400 miliar. Penggunaan dananya untuk ekspansi usaha (capex dan opex) serta refinancing beberapa hutang yang tingkat bunga/kupon relatif lebih tinggi.

Sementara MTN tahap II rencananya diterbitkan pada triwulan I 2018 dengan nilai sebesar Rp 600 miliar. Dana hasil penerbitan surat utang ini untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.

Kupon dengan rate tersebut sesuai dengan rating 'AA-' yang diperoleh Kimia Farma dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Untuk merealisasikan hajatan ini, Kimia Farma telah menunjuk agen pemantau MTN tahap I, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas. Sementara Bank BNI berperan sebagai agen pemantau.

"Penerbitan MTN ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan yang saat ini sebagian berasal dari kredit perbankan dan merupakan alternatif pendanaan dengan cost of fund yang lebih efisien," kata Honesti melalui siaran pers yang diterima Rabu (13/9).

Pada semester I 2017, Kimia Farma mencatatkan pendapatan sekitar Rp2,63 triliun meningkat 5,85% dari periode serupa tahun lalu yang sebesar Rp2,49 triliun. Dengan demikian, laba bersih terdongkrak 2,75% atau menjadi Rp98,17 miliar dari Rp95,54 miliar periode serupa tahun lalu.