News
News
Search by date
 

25-September-2017 Franky Sibarani Didaulat Jadi Komut Taspen
25-September-2017 Perbanyak Turis, AP I Roadshow ke Tiga Negara
25-September-2017 SMGR Bakal Pasok Semen ke Fiji 2018
25-September-2017 KPU Temanggung Targetkan Partisipasi Pemilih Tertinggi Jateng
25-September-2017 Presiden Lakukan Kunjungan Kerja ke Jawa Tengah
25-September-2017 Presiden Lakukan Kunjungan Kerja Ke Jawa Tengah
25-September-2017 Museum Akan Dijadikan Tempat Kunjungan Asian Games
25-September-2017 Gempa 5,5 SR Guncang Bengkulu Utara
25-September-2017 Beranda - Ratusan Warga Papua Ikuti Tes Magang Ke Jepang
25-September-2017 KPU Bangkalan: Cabup Harus Didukung 10 Kursi
Page : Next >
13-September-2017
Kimia Farma Terbitkan MTN Rp1 Triliun
IMQ, Jakarta - PT Kimia Farma (Persero) Tbk akan menerbitkan surat utang jangka menengah atau MTN senilai Rp1 triliun.

Direktur Utama Honesti Basyir menuturkan, langkah ini dilakukan untuk mendukung kegiatan ekspansi usaha. Penerbitan akan dilakukan dalam dua tahap dengan jangka waktu masing-masing selama tiga tahun dengan kupon 8,10%.

Tahap pertama, MTN diterbitkan sekitar Rp400 miliar. Penggunaan dananya untuk ekspansi usaha (capex dan opex) serta refinancing beberapa hutang yang tingkat bunga/kupon relatif lebih tinggi.

Sementara MTN tahap II rencananya diterbitkan pada triwulan I 2018 dengan nilai sebesar Rp 600 miliar. Dana hasil penerbitan surat utang ini untuk membiayai ekspansi melalui investasi beberapa proyek lain dari Kimia Farma Group.

Kupon dengan rate tersebut sesuai dengan rating 'AA-' yang diperoleh Kimia Farma dari PT Pemeringkat Efek Indonesia.

Untuk merealisasikan hajatan ini, Kimia Farma telah menunjuk agen pemantau MTN tahap I, yakni PT Mandiri Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas. Sementara Bank BNI berperan sebagai agen pemantau.

"Penerbitan MTN ini digunakan untuk memenuhi kebutuhan dana perusahaan yang saat ini sebagian berasal dari kredit perbankan dan merupakan alternatif pendanaan dengan cost of fund yang lebih efisien," kata Honesti melalui siaran pers yang diterima Rabu (13/9).

Pada semester I 2017, Kimia Farma mencatatkan pendapatan sekitar Rp2,63 triliun meningkat 5,85% dari periode serupa tahun lalu yang sebesar Rp2,49 triliun. Dengan demikian, laba bersih terdongkrak 2,75% atau menjadi Rp98,17 miliar dari Rp95,54 miliar periode serupa tahun lalu.